Tuesday, June 2, 2026

HARI BUKU SEDUNIA 2024, APAKAH MINAT BACA KITA DIPERTARUHKAN KEBERADAANYA?

Apakah diantara kita sampai detik ini masih ada yang memilih membaca buku diwaktu senggang dibandingkan membuka gawai?

Atau mari pertanyakan diri sendiri apa judul buku yang terakhir dibaca dalam 1 minggu belakang ini? Sungguh sulit bukan. Jika diantara kita masih ada yang hobi membaca buku cetak, setidaknya masih ada yang berhasil mencoba Melatih otak . Karena dengan membaca, otak dituntut untuk berpikir, menganalisis berbagai masalah, mencari jalan keluar dan solusi hingga menemukan hal-hal baru. Kegiatan-kegiatan ini dapat membuat orang semakin cerdas karena sel-sel otak terus dimaksimalkan potensinya dan tidak dibiarkan terlelap dalam tidur panjangnya.

Hari Buku Sedunia merupakan peringatan yang bertujuan untuk mendorong seluruh negara untuk meningkatkan minat baca masyarakatnya. Tidak dapat dipungkiri, minat baca masyarakat yang rendah sampai saat ini masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut pada Merdeka Belajar (MB) episode ke-23 merupakan kebijakan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa). Tujuannya adalah untuk meningkatkan minat baca bagi generasi muda melalui penyediaan buku bacaan yang bermutu. Program ini berfokus pada distribusi atau pengiriman buku bacaan bermutu untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Sekolah Dasar (SD). Selain itu, program Medeka Belajar ke-23 juga disertai dengan pelatihan bagi para guru agar guru dapat memotivasi dan meningkatkan keinginan para siswa untuk belajar membaca.

Sebagai informasi, menurut data United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), hanya 0,001 persen masyarakat Indonesia yang memiliki minat baca. Sementara itu, hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) 2022 yang diumumkan pada 5 Desember 2023, Indonesia berada di peringkat 68 dengan skor matematika 379, sains 398, dan membaca 371.

Semoga dengan Peringatan Hari Buku Sedunia Tahun 2024 dapat menyadarkan kita betapa pentingnya investasi ilmu dengan membaca buku.

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.